Cerpen

Mulianya Dia

Dia,

Dulu bagai tiada nilainya,

Diperlaku sesukanya,

Diinjak maruahnya,

Bahkan dia dipandang hina.

Lalu hadir Islam mengangkat dia,

Dulu terhina,

Kini dia terpandang mulia.

Namun aku tertanya,

Seperti apa mulianya dia,

Kerna cantiknya?

Kerna pintarnya?

Kerna ibadahnya?

Mulianya dia disisi Allah,

Kerna bila dipandang,

dia resah,

Bahkan andai terpandang dia berpaling arah.

Lalu engkau tertanya-tanya,

Siapakah itu gerangan dia?

Itulah dia namanya wanita,

Yang maruahnya selalu dalam jagaanNya…

No Comments

    Leave a Reply