Cerpen

Mencari Damai

Pernah suatu ketika,

Aku merasakan tenang,

Lari dari segala kewajipan.

Pernah suatu ketika,

Aku merasakan bebas,

Tanpa segala perjanjian.

Namun,

Ketenangan itu tidak kekal.

Kebebasan itu tidak berpanjangan.

Ku temu damai.

Terpatri sebuah perjanjian.

Terlaksana sebuah tanggungjawab.

Damai itu indah.

Seindah ukhwah sehati sejiwa,

Mencapai wehdatul fiqh,

Seiring wehdatul amal.

Kini, beberapa bulan akan berlalu.

Meninggalkan damai,

Damai yang pelbagai rintangan perlu dihadapi,

Sebelum datang damai yang abadi.

-Segmen Suri Hati-

No Comments

    Leave a Reply